Trading dengan Pola Candlestick

Pemahaman teknik candlestick sangat diperlukan di dunia perdagangan bursa kripto untuk menghasilkan profit maksimal dan minim kerugian. Bursa perdagangan kripto berkembang dalam beberapa tahun terakhir, berbeda dengan forex. Cryptocurrency memiliki pola yang berbeda pada market dan harga kripto naik dua kali atau bahkan turun jauh lebih buruk. Sehingga cukup beresiko terlebih untuk pemula. Untuk mengantisipasi kerugian pada bursa perdagangan kripto, maka diperlukan pemahaman strategi trading dengan pola candlestick.

cara-membaca-Candlestick
Sumber Foto : valasonline.com

Trading menggunakan pola candlestick termasuk dalam sifat visual, jadi perlu memahami pola untuk menganalisa kelanjutan atau pembalikan trend, dan kesempatan di bursa kedepannya. Penggunaan pola candlestick harus dibarengi dengan analisa trend. Berikut uraian tentang pola-pola candlestick yang perlu dipahami untuk memasuki bursa perdagangan kripto adalah:

Pola Inverted Hammer

Hammer disebut juga pola pembalikan bullish, yang mana menandakan sebuah perdagangan di bursa mendekati level terendah dalam trend turun. Untuk Inverted Hammer akan terbentuk dalam trend turun dan mewakili kecenderungan berbalik arah atau bisa dikatakan trend mulai naik.

Pola Bullish Engulfing

Proses pola candlestick yang kedua dengan pola pembalikan dua lilin. Hal ini karena lilin kedua menelan tubuh lilin pertama tanpa memperhatikan panjang sumbu. Pola tersebut biasanya tampak dalam trend turun dan termasuk bagian kombinasi dari satu lilin gelap yang diikuti dengan lilin putih yang lebih besar.

Pola Three White Soldiers

Umumnya pola ketiga ini diamati setelah periode downtrend. Dimana pola tersebut terdiri dari tiga lilin putih panjang semakin tinggi dan berlanjut pada perdagangan berikutnya.

Tiap lilin yang lebih tinggi dari pembukaan sebelumnya menggambarkan kenaikan tekanan buy yang stabil. Namun, ketika lilin putih berada cukup lama ini akan menunjukkan penjualan pendek yang dapat mengakibatkan harga jatuh.

Pola Piercing Line

Piercing line sama dengan pola yang kedua yiatu dengan pola pembalikan dua lilin terjadi pada trend turun. Lilin hitam panjang pertama selalu diikuti oleh lilin putih lebih rendah dari penutupan sebelumnya. Umumnya lilin putih akan muncul ketika tekanan beli dan mendorong harga naik setengah atau 2/3 tubuh lilin hitam.

Pola Morning Star

Awal baru yang terjadi ketika downtrend, Pola morning star terdiri dari tiga lilin, dimana satu lilin berbentuk pendek (doji) akan muncul diantara lilin hitam dan lilin putih. Jika tidak terjadi tumpang tindih antara doji dan lilin hitam sebelumnya menandakan tekanan jual sebelumnya sudah turun. Untuk lilin putih pada pola ini menggambarkan tekanan pembeli baru dan awal dari pembalikan bullish.

Baca juga : 3 Strategi Trading Forex Jangka Panjang Terbaik

Teknik pola candlestick di atas dapat digunakan dengan cara teliti setiap menilai trading pada perdagangan cryptocurrency yang terjadi downtren atau uptren. Sehingga resikonya dapat diminimalisir.

Ketika Anda ingin mengikuti trend pada market, tentu beberapa teknik di atas layak dipertimbangkan dan juga dibutuhkan broker robot trading dengan pemrosesan order yang cepat dan terpercaya. Jika belum menemukannya coba cek EA Next Generation, mereka memiliki program edukasi yang baik, dukungan yang cepat tanggap dan performa sistem yang terbaik. Langsung! hubungi segera no WA 0899 700 8008 untuk pemesanan Expert Advisor dan Robot Trading Terbaik dan Terpercaya. Simak lebih dalam tentang profit dengan robot trading kami DISINI.