3 Konsep Dasar Money Management

Kunci kesuksesan dalam trading menurut trader profesional yaitu dengan Money Management. Untuk itu, trader pemula harus memahami konsep dasar money management ini, lalu dipraktekan pada akun demo untuk menyusun aturan yang ideal sesuai dengan pengalaman simulasi trading tersebut.

Phone business
Sumber Foto : carbonpartners.net

Tiga konsep dasar money management sangat membantu para trader pemula dalam transaksi trading agar peluang mendapatkan keuntungen lebih dapat terwujud, berikut penjelasan mengenai konsep dasar money management:

1. Persentase modal

Berapa persentase modal yang harus digunakan untuk trading dalam satu waktu? Beberapa aturan umum yang sering dipakai oleh trader, diantara aturan 5% (5% rule), 3% (3% rule), 2% (2% rule). Persentase modal menunjukkan dalam satu waktu, trader hanya boleh menggunakan sesuai aturan persentase dari modal. Tak peduli apakah trader membuka satu atau bahkan lebih posisi trading dan disesuaikan dengan risiko. Semakin besar persentase, maka besar juga risikonya.

2. Pengaturan volume trading (lot) per transaksi

Ada beberapa trader yang menentukan 1 lot mini (0,1), 1 lot standar (1), 3 lot mikro (0,03) dan seterusnya. Disarankan untuk trader pemula menggunakan ukuran lot terkecil sekitar 1 lot mikro (0,01) untuk setiap kali open posisi. Pengaturan jumlah lot harus disesuaikan dengan kemampuan modal dari pribadi trader.

Baca juga : Trading Forex dengan Modal Kecil

3. Pengaturan rasio Risk/Reward per transaksi

Rasio risk/reward menunjukkan besaran keuntungan yang diharapkan dan kerugian yang dapat ditolerir dalam trading forex. Contohnya, Anda menetapkan setiap posisi trading dengan aturan risk/reward 1:2, menggambarkan target profit sebanyak 20 pips, dan stop loss pada jarak 10 pips. Tentunya, setiap trader memiliki aturan risk/reward yang berbeda-beda.

Baca juga : Alasan Trader Pemula Sering Mengalami Loss

Jangan menentapkan minimal rasio risk/reward pada 1:1.5, menunjukkan penerapan target profit dan stop loss pada jarak sama tidak boleh, Hal ini berkaitan dengan kondisi pasar mudah berubah, sehingga tidak cocok menerapkan indikator tersebut, akan mengakibatkan kerugian besar dan sulit sekali untuk pulih. Sebaiknya menggunakan rasio risk/reward lebih dari 1:1. Untuk hasil trading tidak selalu tergantung pada keahlian indikator dan kondisi pasar.

Baca juga : Jual Robot Trading Terbaik di Indonesia

Jika kalian ingin merasakan profit yang lebih bisa memakai robot trading atau expert advisor yang telah teruji dan memiliki tingkat akurasi analisa dapat dipertanggung jawabkan akan menghasilkan nilai profit yang nyata. Langsung! hubungi segera no WA 0899 700 8008 untuk pemesanan Expert Advisor dan Robot Trading Terbaik dan Terpercaya. Simak lebih dalam tentang profit dengan robot trading kami DISINI.